Tim Kebencanaan UPTD Puskesmas Mon Geudong Ikuti Webinar Nasional Penguatan Sistem Kesehatan dalam Respon dan Mitigasi Bencana Gempa Bumi

Lhokseumawe, 24 Mei 2026 – Tim Kebencanaan UPTD Puskesmas Mon Geudong mengikuti Webinar Nasional bertajuk “Mempersiapkan Rumah Gempa Jogja: Penguatan Sistem Kesehatan dalam Respon dan Mitigasi Bencana Gempa Bumi” yang dilaksanakan secara daring pada Minggu, 24 Mei 2026 mulai pukul 08.00 hingga 14.40 WIB.

Kegiatan webinar ini diselenggarakan oleh Mercy Corps Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, serta difasilitasi oleh Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe bersama MER-C sebagai bentuk dukungan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam kesiapsiagaan bencana.

Webinar tersebut diikuti langsung oleh Kepala UPTD Puskesmas Mon Geudong, dr. Amroelloh, bersama Ns Zakaria, S.Kep selaku KTU Puskesmas dan penanggung jawab UGD, Joko Santoso selaku Koordinator Kebencanaan Puskesmas, serta apt. Raudhatul Jannah, S.Farm selaku Koordinator Apotik.



Dalam webinar tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi penting terkait kesiapsiagaan fasilitas kesehatan menghadapi bencana gempa bumi, evaluasi sistem kesehatan dalam respon darurat, manajemen risiko bencana, hingga penguatan kapasitas tenaga kesehatan dalam penanganan situasi krisis dan kedaruratan.

Selain sesi materi utama, kegiatan juga diisi dengan simposium manajemen bencana, diskusi interaktif, serta workshop psikologis First Aid dan penanganan pascabencana yang bertujuan meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan profesional saat terjadi bencana.

Kepala Puskesmas menyampaikan bahwa partisipasi dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen UPTD Puskesmas Mon Geudong dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan memperkuat kesiapsiagaan tim kebencanaan guna memberikan pelayanan kesehatan optimal kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh tim kebencanaan UPTD Puskesmas Mon Geudong semakin siap menghadapi berbagai potensi bencana serta mampu memperkuat koordinasi dan respon cepat dalam situasi kedaruratan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas.